Bandung, 03 Maret 2026 - Dalam semangat Ramadhan yang sarat nilai empati dan kepedulian, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Teknologi Digital melaksanakan kegiatan santunan dan pengabdian masyarakat pada Senin, 02 Maret 2026 di Panti Asuhan Mizan Amanah, Gede Bage. Kegiatan ini dirancang bukan semata sebagai agenda berbagi, melainkan sebagai proses pembelajaran karakter yang menekankan pentingnya kepedulian sosial bagi mahasiswa.
Sejak awal, kegiatan ini diposisikan sebagai ruang pembelajaran kontekstual. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam penggalangan dan penyaluran bantuan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak asuh, berbagi cerita, motivasi, serta membangun kedekatan emosional. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menjadi refleksi bahwa pendidikan tinggi tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga kepekaan hati.
Ketua Program Studi S1 Akuntansi, Ibu Meilani Purwanti, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang selaras dengan visi dan misi program studi.
“Kegiatan santunan ini adalah salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami sebagai akademisi untuk membantu mereka yang membutuhkan. Kami berharap bahwa bantuan yang kami berikan dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak di panti asuhan ini. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa agar tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak mulia, sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Prodi Akuntansi,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa nilai akhlak mulia dan integritas bukan hanya konsep normatif dalam dokumen akademik, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk memahami bahwa profesi akuntansi memiliki dimensi moral dan sosial yang kuat, menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Secara akademis, kegiatan ini juga memperkuat pendekatan character-based education yang diterapkan di lingkungan Universitas Teknologi Digital. Mahasiswa belajar bahwa kompetensi profesional harus berjalan beriringan dengan empati dan kepedulian sosial. Momentum Ramadhan menjadi sarana refleksi untuk menanamkan nilai berbagi, solidaritas, dan rasa syukur.
Selain penyerahan santunan dan paket kebutuhan pokok, kegiatan ditutup dengan doa, foto dan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan. Tawa dan senyum anak-anak asuh menjadi pengingat bahwa makna pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan.
Melalui kegiatan ini, Program studi Akuntansi Universitas Teknologi Digital menegaskan komitmennya dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan akhlak mulia. Ramadhan menjadi momentum penting untuk meneguhkan bahwa belajar peduli dan berbagi adalah bagian integral dari proses menjadi insan akademik yang utuh.